Surat Cinta Termakan Rayap

Sore ini, ibu Hudajani Sidik cerita kepada saya tentang surat-surat cinta yang ia simpan selama 44 tahun lamanya. Sayang, hari ini harus dibakar karena sudah terkena rayap dan sebagian sudah tidak terbaca. Untungnya beberapa postcard yang bapak kirim saat studi di Belanda (saat menjalani hubungan jarak jauh ketika itu) masih bisa disimpan dalam beberapa album.

Bu, mungkin kisah ini yang belum sempat saya ceritakan di buku biografi bapak kemarin. Someday kalau saya diminta menulis lagi, boleh donk saya baca-baca postcardnya :p Semoga foto yang baru sempat saya upload ini, bisa jadi obat seusai ibu membakar surat-surat cinta itu 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s